Archive for the ‘Curhat’ Category

The Disadvantages of Love at the First Sight

June 10, 2009

Every person must have been in love in those lives. Love itself is something that cannot be described with logical reasons. A man might love a woman   because he meets her frequently at the same location such as restaurant, school, etc, and finally they fall in love. On the other hand, another man loves a girl when he sees her at the first time known as “Love at the First Sight”. Nevertheless, from the experiences of the love experts, this type of love has three disadvantages when it happens for real.

The first advantage is lack of knowing her personality.  If a man loves a woman at the first sight, it can be fixed that he does not know her at all. He might love her because she is beautiful, smart-looking and charming but it is important to realize that everybody has dark sides. There is a big possibility that her dark sides may make him disappointed. The referred dark sides are like crypto mania, lying behavior, drug addicts, etc.

Secondly, since we were children, we knew a phrase that is called “puppy love”. This love is just temporary, and it influences someone a lot such as his habits when it is in “active phase”. For example, if a man loves a woman, his love probably just lasts a month. After his love finishes, he will never attends the woman again. This “puppy love” is found usually at the age of 15 to 25, but there are possibilities that it can influence everyone who are in love.

The last advantage is about maturity. The maturity of a person is also judged from how he cherishes love in its l      llife. A man who loves at the first sight must frequently love different women while he is in other places. If a man likes to change lovers frequently, then he is an immature man even though he is 30 years old. There is a theory that says, “Love is complicated, so it needs maturity to understand it”, and it is 100% true.

In the end, It is very important to keep rational and careful when you start to love someone because “all is fair in love and war”, and it means that everything can happen. From the writing, it can be concluded that Love at the First Sight is also a challenge for those who are bored with true love.

DOING WHAT YOU LOVE OR LOVING WHAT YOU DO?

June 10, 2009

In this life, you have to work to answer their demand such as food, house, etc. There are two choices of the principle of work, doing what you love and loving what you do. Doing what you love means that you work on a sector that you love, for example, a person who likes painting works as a painter, etc. Loving what you do means that you do not have to work on a field that you love as long as you enjoy it or you look it as a job that makes a great benefit. There are three considerations to help you decide what types of work that you will go through.

Firstly, it is about talent. Every person must have their own abilities and talents. Doing what you love means doing something that becomes your interest, and generally, the interest comes because you have talent in it. For example, a man has a talent in painting, and he becomes a painter. In matter of fact, he will love what he does, and definitely he will produce great paintings. On the other hand, loving what you do means doing a job that is compulsory, and you like it as the time goes by. For example, a non-graduated man becomes a mechanic because he doesn’t get any better jobs. At first, he doesn’t understand anything about repairing cars, but he gets more experiences day by day when he repairs many kinds of cars. At last, he enjoys working as a mechanic because he feels that he is good at repairing cars. In this case, he loves what he does.

Secondly, talent will not succeed without will. It is very important to have talent and will in doing something in your life. It is a useless thing if you have an ability to finish a job, but you do not have a will to do it. Will comes from interest of a job. There are big possibilities that you have a will to do a job if you love it, so it can be sure that the job will be finished with a good result. For example, a man has a talent for playing music, and he gets a job as a musician at a café. It can be sure that all the café’s visitors will be entertained with his beautiful performances.

Lastly, compared to the previous reasons, this reason might sound funny, and it is about your imagination in your old age. Every person must have ever imagined their image about themselves in their old ages. Loving what you do or doing what you love influences your image, and dreams in your old age because basically it influences your will and your talent. For example, there was a young engineer who was brilliant at the construction of buildings. One day, he imagined that in his old age, he would have a big house, much money, and a great respect as a senior head of engineers, so he worked hard as an engineer to fulfill his dreams. In this case, he mixed his will and his talent to fulfill his dreams because he loved what he did.

In my opinion, there are many ways to make a success of your career, and you must be wise to decide what way you are going to choose because you are the person who will shape your own future. Do not stop making creations in your life!

Telat Bangun di Hari Pertama Ujian

January 3, 2008

**Sebelum memulai cerita, gw mau bilang kalo sampe sekarang gw ngetik cerita ini aja, masih nyisa deg-degan-nya. 

Jadi hari ini ada Ujian Akhir Semester mata kuliah “Pengelolaan Limbah Industri” pada pukul 07.00 – 09.00. Sperti biasa pada hari sebelumnya gw belajar hingga jam 1 pagi, kemudian tak lupa gw setel weker jam 4.30 pagi. Pas tadi pagi gw bangun, setengah sadar gw uda bingung, “kok matahari uda bersinar dengan cerah,y??”.. Nah jam di kosan gw sengaja gw majuin 15 menit semuanya, pas gw liat jam gw KAGET SETENGAH MATI, jam uda menunjukkan pukul 07.10 (waktu kosan gw).. Langsung gw lompat dari tempat tidur, pake baju ambil kunci mobil dan langsung lari keluar TANPA mandi, gosok gigi, dll, ha4.

Di garasi, langsung mobil gw starter tanpa pikir panjang langsung gw mundurin keluar dan hampir menabrak motor orang yang kebetulan lagi lewat, gila-gilaan. Padahal itu jalan sepi karena daerah perumahan, bisa ampir nabrak sangking buru-burunya, hehehehehe :) (kalo diinget sekarang jadinya lucu). Di jalan, kerasa-nya semua mobil bener2 pelan abis. Biasa perjalanan dari kos ke kampus kalo pake mobil itu sekitar 10 menit, ini bisa 4 menit-an, hahahaha :)

Sesampai di kampus, untung ada parkiran kosong pas di jalan Dayang Sumbi, langsung gw parkir dan gw lari secepatnya ke gedung tempat ujian berada, yang sialnya itu gedung agak di dalam kampus, jadi larinya lumayan jauh mana ruang kelasnya mesti naik tangga lagi, ha5.

Itu pas gw nyampe kelas, badan dari kepala ampe kaki uda kaya mati rasa untungnya pas gw nyampe, asistennya masih bagiin kuesioner. Ada kali sekitar 20 menit-an pertama gw kaga bisa gerak di tempat duduk gw. Rasanya mual abis dan nyaris pingsan (serius gw). Trus pas tadi gw lari, keringat baru deras mengalir pas gw duduk di tempat duduk. Jadi uda basah kuyup karena keringat, mual, mati rasa, pusing, ampir pingsan, gw masih harus ngejar waktu 2 jam untuk mengerjakan 5 soal yang diberikan, hhhhhhhhhh.

Untungnya, meskipun ada soal yang gw bener2 nge-blank tapi secara keseluruhan lumayan lah, he4.

Dan setelah ujian, perut gw laper banget, tapi  pas gw cek, oh shit! ternyata gw lupa bawa dompet, he4. Untung ada temen gw yang nraktir gw  di soto Betawi di depan sekolah Aloysius, ha4.. Thanks, Pung :)

Hari Kedua Sekaligus Hari Terakhir STKSR 2007…..

December 18, 2007

Hari ini merupakan hari kedua dan hari terakhir STKSR 2007 yang penuh dengan perjuangan ini, he4:P. Jadi cerita lengkapnya begini:

Pagi hari, seperti biasa weker disetel jam 6 pagi, tapi ujung2nya gw bangun (ini artinya get up bukan wake up) tetep jam 6.45 pagi.. Kayanya emang uda “kutukan” kali y?hahahahaha.Kebetulan WC di kos itu tidak pake bak mandi tapi pake shower yang air panasnya pake tenaga panas matahari. Nah biasa kl kemarinnya ujan dan sinar matahari kaga terik, itu airnya bakal dingin di pagi hari yang uda sangat dingin di daerah kos gw yang kebetulan ada di daerah pegunungan. Ada juga fajtor lain, yaitu kl penduduk kos di samping kamar gw uda mandi duluan, karena selain kpake sinar matahari, kalor yang didapat kan bukan cuma buat gw doank, tapi dibagi sama penghuni kamar kos di samping gw (ada 2 orang).

Jadi singkatnya (padahal jelasin air panas aja ampe panjang lebar gitu..:P), gw kaga mandi lagi pas mw berangkat ke seminar, karena uda airnya dingin banget, udara ambien-nya juga dingin menusuk tulang. Jadi cuma “berbekal” cuci muka, gosok gigi, dan pake parfum, gw langsung cabut ke kampus.

Nah, sebelumnya, kemarin tuh dosen gw monkemin ID card-nya dia untuk gw bisa masuk. Pokoknya gimana cerita, itu ID card bisa ada di kos gw aja, he4. Trus ini bener2 asik, nyampe kampus tinggal tempel uh ID card ke panel yang uda tersedia dan syuuuurrrr palangnya kebuka,he4:P.

Sebelumnya lagi, kemarin itu semua LCD, laptop dll itu ditinggal di ruang panitia di ALTIM dan dikunci, jadi pagi ini bisa lebih cepat lagi beres2nya. Apalagi kali ini temen gw yg kemarin ngaret itu datengnya lebih cepet lah dari kemarin.

Singkat cerita acaranya berlangsung dari jam 8 pagi – 4 sore. Sempet ada ngaret setengah jam, but it’s ok.

Ada satu hal yang gw marah banget tapi nggak bisa ngomong apa2, jadi ceritanya begini:

Sehari sebelumnya (hari pertama STKSR), makanan itu berlimpah ruah, dan gw berasumsi bahwa harusnya makaan hari kedua ini juga kaya berlimpah karena jumlahna sama kaya kemarin dan jumlah pengunjung lebih sedikit dibanding dengan di hari pertama. Kenyataannya……..

Karena gw sibuk mengurus LCD yg error di salah satu ruang kelas paralel, jadi gw makan di saat2 terakhir banget ama temen gw anak perlengkapan. Anda tau, itu yang namanya wadah daging, udah abis sampe kucing juga nggak bisa makan apa2 bahkan sampe kerupuk pun se-sentimenter pun nggak tersisa. Bener-bener gila…….

Tapi emang kl gw perhatiin biasanya acara2 di Indonesia masalahnya kaga pernah jauh-jauh dari uang, waktu dan MAKANAN, hahahahaha:D

Usut punya usut, ternyata banyak orang dari luar Teknik Kimia ITB datang pada saat makan siang. Jadi mereka kaga ikut seminar, tapi giliran makan nimbrung, ckckckckckckck….. Seirus, gw kesel banget, apalagi ada beberapa peserta seminar yang akhirnya bernasib sama seperti gw, makan nasi pake sayur doank. Semoga kejadian ini nggak terjadi lagi di acara STKSR tahun tahun berikutnya:D

Tapi overall pada hari kedua ini gw lebih kurang puas, selain karena jumlah pesertanya yang lebih sedikit dari hari pertama, ada masalah seperti konsumsi gini. Mana ada temen gw yangtau-tau ilang tanpa jejak dari siang ampe acara seminarnya berakhir lagi, padahal meskipun meskipun dia nggak ada kerjaannya karena dia danus kl bantu2 angkat2 dan masang2 barang kan lumayan, hahahahahaha…^^

Temen mengatakan sesuatu yang jadi kesimpulan buat gw, “Emang yang namanya rakus tuh kaga pernah liat orang. Mau orang yang pinter, bodoh, ilmuwan, dokter, kuli bangunan, dll kalo rakus yaa emang sifatnya gitu. ” he4..:P. Kaga ada makud nyindir sapa pun loo y disini.

Cheers

Hari Pertama STKSR 2007

December 18, 2007

Hari ini adalah hari pertama diadakannya Seminar Teknik Kimia Soehadi Reksowardojo 2007. Pada hari ini, seperti biasa gw bangun dengan riangnya pada jam 6.30 pagi karena jam 7 pagi gw harus sudah ada di kampus, hehehehehe. Nah acara seminar ini dijadwalkan akan berlangsung dari pukul 08.00 pagi sampai jam 16.00 WIB (meskipun gw yakin pasti ngaret, hehehehe). Jadwalnya adalah gw ke kampus dan langsung ke departemen Teknik Kimia untuk mengambil LCD sebanyak 6 unit yang sudah disediakan disana.

Nah untuk akses masuk ke dalam lingkungan ITB dikenakan peraturan baru bahwa, yang dapat masuk ke dalam ITB hanyalah dosen, staff ato pegawai ITB yang mempunyai bagde. Karena suatu sebab, surat ijin khusus buat masuk kaga keluar pas hari H, jadi mau nggak mau gw mesti “menerobis” barisan security ITB tanpa bawa ijin apapun!

Pas gw ngelewatin pos satpam di pintu masuk utama, secara kebetulan (baca: sialnya, red) yg jaga tuh stapam yg kenal paling rese se-ITB, rese-nya karena suka sok berkuasa dan gaya ngomongnya nyolot abis. Dan terjadilah pembicaraan di bawah ini:

“Mau kemana?Kaga boleh masuk kalo laga ada ID!”, kata dia, (wah itu kayanya suaranya pake subwoofer kali yeee soalnya kaya preman aja di kuping g, ha4). Kaga mungkin kan dia baca blog ini?!:P

“Saya panitia STKSR, pak mau masuk, ini penting pak darurat saya mau ngmbil barang di LABTEK X (gedung teknik kimia), kl baapk nggak percaya ini saya tinggalin KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) ITB saya, kl bapak masih nggak ijinin juga, saya parkir mobil saya di luar, saya panggil dosen saya kesini nih pak. Sekarang bapak mau urusannya panjang apa pendek, sebagai SATPAM?”, kata gw dengan nada tinggi (entah dapetkeberanian dari mana nih ngomong gini, hahaahahaha:P)

Ee dia bilang gini, “Ya uda, tinggalin aja KTM.”,  akhirnya gw masuk:D.  Itu duit blum bicara padahal tadi dah gw siapin goceng tuh hahahahaha.^^

Sebelumnya, gw uda janjian ama temen gw yang adalah anak perlengkapan untuk datang jam 7  pagi…. Jadi karena emang gw orang yg susah bangun pagi, akhirnya bangun jam 6.45 pagi langsung gedebukan tanpa mandi cuma cuci muka dan gosok gigi, gw langsung berangkat. NAMUN……. Alangkah kagetnya gw pas nyampe kampus, ternyata BLUM ADA YG DATANG DI ALTIM!!! “Wah ini salah satu tanda ketakprofesional-an nih..” batin gw.. Kemudian gw langsung cabut ke gedung teknik kimia yang ada di kompleks ITB juga. Disitu sudah ada pak Yudi selaku petugas TU-Teknik Kimia, jadi gw bisa langsung ngambil LCD 6 BIJI + layer 2 biji + laptop 2 buah SENDIRIAN, gile mana layer-nya berat banget lagi… Trus gw langsung cabut lagi ke ALTIM dan untungnya saudara Philip, Ipung dan beberapa panitia yang lain sudah ada disitu, dan mulailah kita pasang semua laptop, LCD, di ruang utama dan 2 ruang kelas paralel. Btw, itu gw nyampe ALTIM jam 7.30 dan spanduknya baru dipasang, ckckckckck… Singkatnya acara ini telat 30 menit…..

Setelah itu, dari pada jam 08.00 sampai jam 16.00 WIB acara ini dimulai.  Overall gw mau bilang acara ini kurang persiapan, cuma ajaibnya gw ngrasa kaga ada masalah serius kecuali keterlambatan persiapan konsumsi selama hampir 15 menit, dan gw melihat dan bersyukur bahwa kita para mahasiswa Teknik Kimia Sub jurusan pangan, kami cukup pro mungkin karena latar belakang pengalaman organisasi setiap anak sehingga kami cukup sigap. Padahal jujur saja, pada hari H banyak sekali masalah yan kami hadapi, dari ada laptop yang tidak terbaca di LCD, seminar kit yang terlambat, pembicara yang tidak/terlambat hadir, dll.

Bahkan gw,dan kedua orang temen gw sempet makan di jalan ganesha pas seminarnya lagi berlangsung, hehehehehe:P

Pelajaran yang gw petik dari dari pertama ini adalah kerja keras jauh lebih berharga dari ngomong keras, hehehehe beberapa orang pasti ngerti lah napa gw ngomong gini, hehehehe:P

Persiapan STKSR 2007, seru abis!!!…..

December 17, 2007

Sebelumnya STKSR itu adalah Seminar Teknik Kimia Soehadi Reksowardojo yang diadakan setiap setahun sekali. Kebetulan gw jadi wakil koordinator bidang sarana, yang membawahi seksi publikasi, dokumentasi, publikasi, perlengkapan dan konsumsi. Nah ceritanya begini:

Tiba-tiba jam 18.30 ketika gw lagi enak-enaknya tidur tiba-tiba HP gw berbunyi, ternyata dari dosen gw yang adalah salah satu panitia inti acara tersebut. Dia meminta gw untuk datang ke kampus segera karena ada spanduk di kantor beliau yang belum dipasang. Di telp beliau bilang gini:

“Bas, ini ada spanduk yang mesti dipasang MALEM INI…”

Trus gw bilang “Kaga bisa besok aja pak, pagi-pagi?” (males uda di kos + gerimis lagi, hehehehehe)

“Wah kl bisa malem ini. Gimana y Bas?Wduh…”. Kayanya beliau sukses bikin gw kaga enak nolak hahahahaha:D

“Ok, pak setengah jam lagi saya datang”, akhirnya kata gw.

Langsung gw telp temen gw yang adalah seksi perlengkapan (sdr Philip), “Lip, katanya anak perlengkapan disuru dateng sekarang juga buat masang spanduk” kata gw. Langsung temen gw itu dari tempat cewe-nya di pasir kaliki langsung cabut ke kampus.

Setelah itu gw segera menghidupkan mobil, baru saja mengeluarkan mobil dari garasi, tiba2 HP gw berbunyi lagi, ternyata dari temen gw yg uda sampe kampus duluan. Dan terjadilah pembicaraan berikut:

“Bas, katanya bapak sekalian disuru beli tali buat gantung spanduk, rafia aja”, kata temen gw

“”Ok..”, kata gw.

Baru daja gw tutup teleponnya, tau2 temen gw telp lagi, katanya “Bas, katanya jangan tali rafia, tapi tambang plastik aja 8 – 10 m dan WARNANYA HARUS BIRU”…

“Ok..” kata gw (dari tadi cuma jawab satu kata doank, singkat, padat jelas kan, hahahahaha:D)

Kebetulan ada BORMA pasar swalayan di sepanjang perjalanan dari kos gw ke kampus, jadi rencana gw yaa beli disitu. SIAL BGT-nya, baru parkir mobil di BORMA tau2 ada pemadaman bergilir di BORMA dan sekitarnya, kayanya BORMA tdak menyediakan Gen-set, deh soalnya begitu listrik mati, dia langsung gelap gulita semua, dan gw tunggu beberapa saat tetap gelap gulita, moga-moga kaga kehilangan apa2 lah y…:P

Akhirnya gw batal tuh ke BORMA, dan rencana gw brikutnya adalah di toko taman sari, ternyata setelah sampai disana, sang ibu penjual hanya mempunyai rafia. Kebetulan temen gw telp dan mengatakn “Ya uda Bas, super Indo aja”.

“Ok…” Kata gw lagi.

Langsung gw cabut ke super indo, pas uda deket banget ama supr indo, tau2 temen gw telp lagi, “Bas, tali rafia aja kaga papa..”… [No comment]

Trus sampe super indo, gw liat ada tambang plastik, ya uda gw beli itu aja, toh duitnya diganti ini (semoga,he4:P)… Trus langsung dah gw ke kampus. Sesampainya di kampus, gw ketemu ama temen gw, dan kita langsung ke ALTIM (Aula Timur, tempat acaranya diadakan). Sesampainya disana, gw ketemu ama penjaganya. Dan highlight dari cerita gw ini adalah, sang penjaga ALTIM tersebut mengatakan

“Mas, tadi bapak datang dan bilang kalo biar saya ama temen saya aja yang masang spanduknya besok pagi, oh iya ini tambang plastik kaga perlu sebenernya karena ini harusnya pake kawat baja, dan ada di ALTIM.”..

DUUUUUUUEEEEEEEEEENNNNNNNNGGGGGGGGGGG!!!!!!!

Highlight tambahan-nya, tiba2 malem jam 22.00 gw ditelp lagi ama dosen gw,

“Bas, kok spanduknya blum dipasang??”

“Loh kata yang jaga di ALTIM bapak bilang dia ama temennya aja yg masang, pak?!”

“Hah, saya nggak bilang gitu..”, kata dosen gw.

DUUUUUUUEEEEEEEEEENNNNNNNNGGGGGGGGGGG lagi!!!!!!!

Trus gw bilang aja, “Ya uda pak besok saya datang pagi2 sekali buat ngecek.”

Gw uda kaga tau lagi mesti bilang apa waktu itu, ckckckckck….

Sebenarnya di cerita ini ada banyak bagian yg gw sensor karena kaga layak buat ditulis disini, hehehehehe:P

Tau sama tau lah y, hahahahaha:D.

Peristiwa Tragis Hari ini…..

November 30, 2007

Hari ini, gw mengalami hal yang menurut gw bener-bener tragis (menurut gw,loo :D )…..

Sebelum masuk ke ceritanya, sebelumnya gw mau membeberkan mengenai ide cerita terlebih dahulu…

Jadi seperti biasa, gw les IBT (Internet Based TOEFL) di TBI Bandung. Salah satu jadwalnya adalah hari jumat pukul 17.45 – 19.15. Nah, pada hari minggu kemarin, di GBI CIhampelas diumumkan bahwa akan diadakan acara outing. Maksudnya adalah kegiatan kumpul-kumpul atau hang out bareng antar mahasiswa yang diadakan oleh youth GBI tersebut, rencananya acara akan diadakan di Paris Van Java (PVJ) pada pukul 18.30.

Jadi ceritanya:

Acara outing ini jadi sudah sangat  gw nantikan dari sejak awal acara ini diumumkan di gereja..Kenapa?

Simpel, karena gw suka sekali bertemu dengan orang baru, dan mengobrol apalagi mahasiswa semua gitu loo, hahahaha, :D

Selama ini TBI itu setau gw, guru-gurunya yang native maupun yang lokal semuanya sangat on time, maka perhitungan gw selesai pas jam 19.15 lalu gw bisa langsung ke PVJ, yaaa paling-paling mereka (youth GBI, red)  juga telat mulainya, hehehehehe….

Nah seperti biasa gw datang ke TBI sore-sore dengan riang gembira dan satu liter parfum melekat di tubuh, hahahaa canda… Hari ini agak aneh, gw nyampe TBI jam 18.00 tapi kok rekan-rekan TBI gw masi di luar kelas semua??? Ternyata gurunya belum datang, wah tumben nih, pikiran gw.. Akhirnya pada jam 18.10 gurunya, yang adalah seorang native datang tergopoh-gopoh dan berkata  “I’m sorry, I’m full of flu… bla bla bla.”

Setelah semua murid sudah di kelas, dia berkata “I’ll give you an extra time..” . Wah bisa sampai jam berapa nih?? (perasaan gw uda nggak enak)……. Untuk cerita lengkapnya kegiatan balajar mengajar di kelas pada hari ini, ada di post  gw yang berjudul TBI === Lowry === Conversation.

Singkat cerita, les pada hari ini selesainya jam 20.10!!!!!! Uda gitu yang paling gw gemes, jadi kelas tuh sebenernya dah kelar dari jam 20.00, tapi gurunya nyerocos terus, mending kalo penting, tapi ini dia ngulang aapa yang dia uda bilang di awal kelas, kalau nilai IBT test ini hanya berlaku selama 2 tahun, dan bla bla bla…Wao!!!! (ini gw ngetik post ini masih dalam perasaan gemes….:P) padahal HP gw uda berbunyi terus dari jam 20.05 ditelepon ama rekan di youth GBI, jadi karena panik gw jadi ngeliatin jam terus, hahahahahaha…

Trus pas kelas bubar, gw uda nggak diteleponin lagi dan pas gw bales telepon ke no GSM dan esia-ny, gantian dia yang nggak ngangkat, wao!!!!! Trus setelah gw berusaha nelpon terus, akhirnya diangkat, dan dia berkata bahwa acaranya baru aja sebentar lagi akan bubar karena anak-anak pada mau nonton acara apaaa gitu di RCTI jadi acaranya dipercepat padahal tadinya gw kira ampe jam 9-an, GILA-GILAAN!!!!!!

Yaaa hikmahnya adalah, “Semua ada waktunya…”, bener-bener ujian karakter nih, hahahahahahaha :D

Potongan Rambut yang Cupu…

November 20, 2007

    2 hari yang lalu, gw potong rambut di anata salon Setiabudi, Bandung.. Jadi di salon ini terdapat 3 kasta di kalangan para pemotong rambutnya. Mereka dibedakan berdasarkan pengalaman atau lama mereka bekerja di Anata tersebut. Kelasnya adalah sebagai berikut:

  1. Kelas 30 ribu…Jadi jika biaya potong + cuci = Rp 30.000,-
  2. Kelas 35 ribu…Jadi jika biaya potong + cuci = Rp 35.000,-
  3. Kelas 40 ribu… Jadi jika biaya potong + cuci = Rp 40.000,-

Sebelumnya, gw sudah nge-print foto gw dengan potongan rambut yang paling keren (setidaknya menurut gw,loo, ha3).. Dan sesampainya di salon, karena gw takut jadinya cupu dan gw pikir2 “ah, cuma beda 5 – 10 rb tapi ntar kl cupu nyeselnya 1 bulan”, jadi gw pilih yang kelas 40 ribu.

Setelah cuci, sang pemotong datang, seorang wanita dengan umur kira-kira 30 tahun.  Dia bertanya “mau model kaya apa,mas?”..Dan gw mengeluarkan foto yang sudah gw print  besar-besar di kertas tersebut ke mba-nya seraya berkata “Pokoknya dipotong kaya gini mba”..Setelah itu dia mulai bekerja, 5 menit…10 menit…15 menit, kok gw perhatiin rambut gw kaga berbentuk sperti yang gw harapkan y??hmmm…. Dan perasaan gw bilang INI CUPU!! Langsung gw ambil tindakan, jadi gw “setel” sendiri rambut gw. Maksudnya begini, gw jadi bawel aja “mba, bagian itunya tolong ditipisin”, “mba, yang ini dipendekin lagi donk!”, dan banyak lagi, sampai pada akhirnya mba-nya berkata “dah kelar,mas”, anda tau bagaimana hasilnya?……………TETAP CUPU!!! Sebenernya kl bisa dideskripsikan hasilnya, itu rambut gw berbentuk bulat, dengan gaya cepak ABRI, kalalu disingkat jadi CUPU!.. Untungnya ada sebagain temen gw yang bilang keren (kaga tau beneran, kaga tau cuma menghibur doank, ha4), emang sih ada barisan orang tertentu yang bilang cupu banget (kaga tau kenyataan, kaga tau cuma ngiri doank,ha4)…Ya sudah lah, santai aja:)

Saat berjalan dari salon ke mobil, gw uda nggak berani liat sekeliling waktu itu, bahkan saat gw mengetik ini saja gw masih ststus tidak berani bercermin, ha4, canda^^….

Tugas Agama Yang Aneh

November 20, 2007

Hari ini gw mendapatkan tugas mata kuliah agama yang menurut gw aneh.. Tugasnya adalah seperti ini,

 

Seorang pemuda mencintai seorang pemudi. Sang pemuda menyatakan perasaannya kepada pemudi tersebut. Sang pemudi tersebut menjawab kalau dia belum siap untuk pacaran, sang pemudi lebih suka kalau mereka berteman dan meminta sang pemuda untuk tidak menjauhi ? tetap dekat dengan dirinya.

 

Pertanyaannya:

 

(cewek)

 

  • Apa maksud dari perkataan si pemudi?
  • Apakah ada harapan buat sang pemuda?
  • Apakah permintaan sangpemudi benar?

(cowok)

 

  • Apa yang harus dilakukan sang pemuda?
  • Apa yang sang pemuda pikirkan atas permintaan sang pemudi?
  • Bagaimana cara anda untuk menunjukkan bahwa anada mencintai pemudi tersebut?

 

Yang membuat soal ini adalah asisten dosennya (pria, lebih muda 1 tahun dari gw).. Yang bikin gw aneh, dia meminta kepada para peserta mata kuliah agama buat menjawab dua-duanya. Maksudnya kita disuru jawab ini soal sebagai cowo maupun cewe!Mungkin jika ini jadi bahan diskusi di kelas gw bisa maklum, tapi ini kita disuruh membuat tugasnya dengan ditulis tangan atau diketik komputer dan dikumpul ke dia di kuliah agama berikutnya??

 

Man, ini kuliah agama dan kita dikasi soal kaya gitu?! dari asistennya lagi! Gw berpikir, jangan-jangan asistennya lagi naksir orang trus minta nasehat secara “halus”, nih dia mesti ngapain, hahahahaha..